Dirjen GTK: Hasil UKG dan Amanat UU

soalukgonline.com - Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Sumarna Surapranata mengungkapkan fakta yang sangat mengejutkan bahwa pada pelaksanaan UKG 2014 lalu hasilnya sebanyak 43,3 persen guru memiliki skor dibawah 60 dari total skor 100.

Terkait hal tersebut, pada pelaksanaan UKG 2015 ini, para guru kemudian diminta untuk benar-benar memahami Undang-undang Nomor 14/2005 tentang Guru dan Dosen. Pada Pasal 8 disebutkan bahwa guru wajib memiliki kemampuan untuk menghasilkan siswa berkualifikasi tinggi. Selain itu, guru juga memiliki 30 persen dari keseluruhan faktor-faktor keberhasilan atau kesuksesan siswa.

"Guru harus meningkatkan kompetensinya agar menghasilkan manusia Indonesia yang berkualitas. Namun, hasil uji kompetensi guru (UKG) per 2014 hasilnya adalah lebih dari 1,3 juta guru dari total sekitar 3 juta guru atau 43,3 persen guru di Indonesia yang memiliki skor di bawah 60 dari total skor 100," ungkap Sumarna Surapranata, Rabu (14/10), sebagaimana dikutip dari jpnn.com

Sumarna kemudian menambahkan bahwa hal itu tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, pemerintah daerah, dan sekolah saja. Yang harus turut berperan juga meliputi seluruh masyarakat, siswa, orang tua, organisasi profesi bahkan dunia usaha dan industri merekapun harus ikut berperan.

"Masyarakat mempunyai peranan dalam pendidikan di Indonesia meliputi penyelenggaraan dan pengendalian mutu layanan pendidikan sesuai Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional," ujar Pranata. Semoga bermanfaat.

PREMIUM ADVERTISEMENT


Lihat Contoh RPP

wdcfawqafwef