Hati hati Menjawab Soal UKG Dobel Negatif

Kemendikbud menyusun Soal UKG bersama-sama dengan Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI). Salah satu pengurus HEPI Djemari Mardapi menjelaskan bahwa soal UKG disusun sedemikian rupa agar dapat digunakan sebagai bahan untuk pemetaan kompetensi guru. “Khususnya kompetensi pedagogik dan profesional guru,” kata dia.

Djemari menjelaskan, guru peserta UKG memiliki rentang usia muda sampai tua. Untuk menghindari konsentrasi yang rancu dari para guru tersebut, panitia berupaya menghindari akan adanya soal-soal ujian yang bersifat dobel negatif. Soal ini, kata dia, cirinya adalah, ada kata “kecuali” di dalam pertanyaan pilihan ganda. Sebagai contohnya, perilaku dibawah ini mencerminkan jiwa Pancasila kecuali? “Soal seperti ini kita tiadakan,” lanjut Djemari.
Baca juga: 2,1 Juta Guru Terancam Gagal, Ikuti Saran Ini Agar Mudah Lulus UKG
Untuk verifikasi pendaftaran uji kompetensi guru (UKG) sendiri yang sejatinya ditutup pada 25 oktober lalu, namun karena masih banyak angka guru yang belum diverifikasi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memperpanjangnya hingga 30 Oktober nanti. Adapun jumlah sementara guru yang datanya sudah fix untuk mengikuti UKG pada November nanti jumlahnya sementara ini baru ada 2.581.907 orang.

Dari jumlah tersebut, ada sekitar 1.948.798 orang guru yang sudah dipastikan dimana lokasi tempat uji kompetensinya (TUK) akan berlangsung. Dijelaskan, hampir seluruh TUK menjalankan UKG secara online. Semoga bermanfaat. (dikutip dari: babelpos.co.id)

PREMIUM ADVERTISEMENT


Lihat Contoh RPP

wdcfawqafwef