Prinsip-prinsip UKG 2015

www.soalukgonline.com - Uji Kompetensi Guru (UKG) bertujuan untuk memperoleh informasi tentang gambaran kompetensi guru, Khususnya kompetensi pedagogik dan profesional sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, Mendapatkan peta kompetensi guru yang akan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan jenis pendidikan dan pelatihan yang harus diikuti oleh guru dalam program pembinaan dan pengembangan profesi guru dalam bentuk kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan, Memperoleh hasil Uji Kompetensi Guru (UKG) yang merupakan bagian dari penilaian kinerja guru dan akan menjadi bahan pertimbangan penyusunan kebijakan dalam memberikan penghargaan dan apresiasi kepada guru.

Sertifikasi guru adalah salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah yang secara umum bertujuan untuk meningkatkan kualitas guru sehingga akan berdampak positif dalam dunia pendidikan.Tapi, Untuk mendapatkan sertifikasi guru itu tidaklah mudah para rekan guru harus melewati beberapa rintangan terlebih dahulu salah satunya dengan mengikuti Uji Kompetensi Guru.

Dalam pelaksanaan Uji Kompetensi Guru (UKG) harus diperhatikan pula prinsip-prinsip Uji Kompetensi Guru (UKG) sebagai berikut. 

1. Objektif 
Pelaksanaan uji kompetensi guru dilakukan secara benar, jelas, dan menilai kompetensi sesuai dengan apa adanya. 

2. Adil 
Dalam pelaksanaan uji kompetensi guru, peserta uji kompetensi guru harus diperlakukan sama dan tidak membeda-bedakan kultur, keyakinan, sosial budaya, senioritas, dan harus dilayani sesuai dengan kriteria dan mekanisme kerja secara adil dan tidak diskriminatif. 

3. Transparan 
Data dan informasi yang berkaitan dengan pelaksanaan uji kompetensi seperti mekanisme kerja, sistem penilaian harus disampaikan secara terbuka dan dapat diakses oleh yang memerlukan. 

4. Akuntabel 
Pelaksaan uji kompetensi guru harus dapat dipertanggung-jawabkan baik dari sisi pelaksanaan maupun keputusan sesuai dengan aturan dan prosedur yang berlaku.

Uji Kompetensi Guru (UKG) mengukur kompetensi dasar tentang bidang studi (subject matter) dan pedagogik dalam domain content. Kompetensi bidang studi yang diujikan sesuai dengan bidang studi sertifikasi (bagi guru yang sudah bersertifikat pendidik) dan sesuai dengan kualifikasi akademik guru (bagi guru yang belum bersertifikat pendidik). Kompetensi pedagogik yang diujikan adalah integrasi konsep pedagogik ke dalam proses pembelajaran bidang studi tersebut dalam kelas. 

Pendekatan yang digunakan adalah tes penguasaan substansi bidang studi (subject matter) berdasarkan latar belakang pendidikan, sertifikat pendidik dan jenjang pendidikan tempat guru bertugas. Oleh karena itu instrumen tes untuk guru SD, SMP, SMA dan SMK dibedakan sesuai dengan jenjang pendidikan tempat guru tersebut bertugas.

Demikian yang dapat kami sampaikan semoga bermanfaat buat para rekan guru yang akan mengikuti UKG tahun ini. Terima kasih. Sumber: Buku Pedoman UKG 2015

PREMIUM ADVERTISEMENT


Lihat Contoh RPP

wdcfawqafwef